Sunday, May 29, 2016

Bengong di Kost, Pilih Lanjut ke Ultah Berau

Moment yang akan saya ceritakan ini adalah ketika tengah perayaan hari jadi Kabupaten Berau tepatnya di tahun 2014. Kabupaten Berau Kalimantan Timur terkenal dengan pesta meriahnya jika merayakan hari jadinya. Biasanya acara tersebut akan dilangsungkan selama beberapa hari, acara di isi dengan berbagai pameran, pasar malam pentas musik dan lain-lain. Sangat meriah menjrut saya.

Kebetulan pada hari jadi tahun 2014 acara tersebut dilaksanakan di area Pasar Sanggam yang merupakan pasar satu-satunya pasar tradisional yang areanya besar dan sangat modern, bersih dan tertata rapi. Setiap area jenis dagangan, parkir, cafe dan taman ditata sangat rapi. Saya rasa pasar Sanggam ini merupakan salah satu pasar tradisional yang paling modern di Indonesia.

Kebetulan kami berangkat dari Labanan sudah cukup malam, waktu tempuh dari Labanan ke Pasar Sanggam cukup jauh sekitar 30 menit. Sesampai disana terlihat kondisinya sangat ramai walaupun belum merupakan acara puncak. Banyak pedagang kuliner dan pedagang suvenir khas Dayak Berau yang dipajang. Pentas musik juga masih cukup ramai. Kami berkeliling-keliling dahulu menikmati suasana expo di komplek tersebut, perhatian saya tertuju pada galeri suvenir dan barang-barang khas Dayak. Cukup lama saya di stand itu. Sebelumnya saya hanya pernah melihat benda-benda tersebut di tv, namun kali ini langsung. Sebenarnya saya cukup ketinggalan wawasan mengenai benda-benda tersebut, mengingat saya adalah suku asli Kalimantan juga namun kampung saya di Kalsel jadi agak jarang melihat benda-benda seperti itu.

Cukup lama kami berkeliling dan hampir semua area sudah disisir. Kemudian kami putuskan untuk makan malam di salah satu cafe yang terletak di lantai dua pasar tersebut. Tampak jelas dari atas ramainya pengunjung pada malam itu, karena hari sudah cukup malam maka pentas musik dihentikan oleh panitia. Kami memesan sop tulangan, tidak terlalu lama hidangan siap untuk disantap. Pada moment-moment ini, bakat alay saya terpanggil. Tanpa pikir panjang camera on. Video bisa dilihat di sela-sela postingan ini. Setelah makam selesai kami putuskan untuk kembali pulang karena sudah cukup malam dan besok harus bekerja seperti biasa.

2 comments: